Tips & Trick

Tips Merawat Kain Tenun Agar Awet dan Tidak Mudah Rusak

5_Tips_Merawat_Kain_Tenun_2

Kain tenun dibuat dengan ketelitian dan keuletan yang tinggi. Sehingga merawatnya pun perlu perhatian khusus. Berikut ini 5 Tips merawat kain tenun kesayanganmu agar tetap awet.

1. Perhatikan Cara mencuci kain tenun

5_Tips_Merawat_Kain_Tenun_1

Agar kain tenunmu tetap bagus, kamu harus memperhatikan cara mencucinya. Jika kamu mencucinya dengan salah, struktur benang pada kain tenun bisa rusak. Ada cara-cara khusus untuk mencuci kain tenun kesayanganmu seperti berikut ini.

Langkah pertama yaitu siapkan baskom berisi air sabun. Sabun yang digunakan adalah sabun cuci berformula lembut khusus untuk mencuci jenis kain sutra atau bisa juga menggunakan lerak khusus untuk mencuci kain batik. Jika tidak ada kedua-duanya kamu bisa menggunakan cara mencuci baju dengan sampo. Untuk suhu air, tidak boleh menggunakan air hangat apalagi panas. Cukup gunakan air biasa saja yang bersih.

Ketika proses mencucinya jangan menggunakan mesin cuci dan harus dicuci menggunakan tangan. Cara mencuci kain tenun yang benar adalah tidak boleh direndam tapi cukup di celup-celupkan saja sampai seluruh kain basah. Jangan dikucek apalagi di peras dengan cara dipelintir karena akan meninggalkan bekas ketika kering.

2. Cara menjemur kain tenun

5_Tips_Merawat_Kain_Tenun_2

Image source : Shutterstock.com

Setelah dicuci, selanjutnya kain tenun siap untuk dijemur. Pada proses penjemuran ini adalah langkah perawatan paling mudah untuk diaplikasikan. Untuk menghilangkan air dari kain tenun, kamu cukup mengurut dari bagian atas ke bawah kain kemudian dikibas-kibaskan.

Proses penjemuran yang juga penting yaitu kain tidak boleh terkena matahari langsung. Sinar matahari dapat mempercepat rusaknya warna pada kain tenun sehingga menjadi pudar.

 

 

3. Cara menyetrika kain tenun

Apabila kain tenun kusut saat akan digunakan atau setelah dicuci, tentu kamu bisa menyetrikanya. Cara menyetrikanya bisa dari dalam bagian kain. Jika akan menyetrika bagian luar kain tenun, gunakan lapisan kain lain atau kertas di atasnya terlebih dahulu.

Sebaiknya, besi setrika tidak mengenai kain secara langsung. Dengan cara khusus ini, kain tenun akan terjaga warnanya sehingga tidak cepat pudar. Selain itu selalu perhatikan suhu setrika. Aturlah agar tingkat panasnya tidak terlalu tinggi.

 

 

4. Simpan kain tenun dengan cara berikut

Kamu tidak disarankan untuk menyimpan kain tenun dengan cara melipat kain tenun dan meletakkannya secara bertumpuk bersama kain atau busana lain. Untuk menjaga agar kain tenun kesayanganmu tetap awet, sebaiknya kamu menggantungkannya menggunakan hanger.

5. Cara menghindari jamur dan ngengat

Untuk menjaga agar kain tenun yang disimpan tidak lembab, kamu harus mengeluarkan kain tersebut dari tempat penyimpanan untuk dijemur secara berkala. Hal ini juga sekaligus menghindarkan kain tenun dari jamur. Sedangkan untuk menghindari bau apek saat akan dipakai karena terlalu lama disimpan, kamu bisa meletakkan pengharum pakaian. Kamu bisa menaruh kapur barus atau pengharum pakaian lain.

Namun, untuk menjaga keistimewaan kain tenun, sebaiknya kamu menggunakan bahan alami seperti merica dan cengkeh. Kamu bisa memasukkan beberapa biji merica dan cengkeh ke dalam plastic yang sudah diberi lubang. Selain berfungsi sebagai pengharum, biji merica dan cengkeh menghindarkan kain songket kesayanganmu dari ngengat dan kutu.

Itulah tips menjaga kain tenun yang bisa kamu coba. Semoga kain tenun kesayanganmu senantiasa awet dan tidak mudah rusak.

Source :

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

five × five =